Pertanyaan

 

Pertanyaan

Sampaikan pertanyaan menganai kesulitan belajarmu kepada tim narasumber yang kompeten. Kamu harus login JSS terlebih dahulu untuk mengajukan pertanyaan, klik di sini untuk login JSS

 
13 Maret 2009
ako
Matematika Kelas 11

kok saya download kok masih object not found ya???? yang materi trigonometri. terimakisih

masalah tentang materi yang tidak bisa di down load sudah kami diskusikan dengan bagian yang berwenang, kalaupun masih ada gangguan berarti sistem belum sempurna. Ako coba lagi yaaaa.... lampiran

Dra. Ida Lydiati, MM


13 Maret 2009
yulia sari
Bahasa Inggris Kelas 10

Tolong jelaskan tentang how question, terima kasih banyaaak...

how berati bagaimana dan bisa disambunh dengan kata laianya. contah

How old are you?

How far is your school?

How big are they?

dan lain sebagainya

Variations of HOW:

How much - a quantity (uncountable)
How many - a quantity (countable)

HOW plus an adjective or adverb also give you requests for something specific, usually a measurement or figure:

How long - a distance, length or time period
How tall - a height
How quick - a speed (or time related to speed)
How happy - a measurement of your state of happiness


Operator

13 Maret 2009
yulia sari
Bahasa Inggris Kelas 9

tolong jelaskan tentang relative pronoun ya kak, terima kasih, arigato gozaymassss.....

Relative pronoun adalah kata ganti penghubung yang menggunakan : who, whom, whose, which, that, dll.

Contohnya:

1. I saw the headmaster. The headmaster talked to

    the students.

    I saw the headmaster who talked to the students.

2. I  saw the bellboy. The guest talked to the bellboy.

    I saw the bellboy whom the guest talked to.

3. I admire the girl. The girl's eyes are beautiful.

    I admire the girl whose eyes are beautiful.

4.  I saw the suitcase. The porter took the suitcase.

    I saw the suitcase which the bellboy took. 

5. I saw the suitacse. The suitcase belongs to the 

    guest.

    I saw the suitcase that  belongs to the guest.

  

    

 


ENDANG TRININGSIH

13 Maret 2009
Tamy
IPA Kelas 9

Pak/bu tolong jelaskan perbedaan gerak tropisme dengan nasti

Gerak tropisme merupakan gerak sebagian tubuh tumbuhan akibat rangsangan dari luar, arah gerakan ini dipengaruhi oleh arah datangnya rangsang, misal gerakan ujung batang yangh selalu menuju arah datangnya sinar matahari.

Gerak nasti merupakan gerak sebagian tubuh tumbuhan yang tidak dipengaruhi oleh arah datangnya rangsang, jadi gerakannya tergantung pada tumbuhan itu sendiri, misalnya mengatupnya daun putri malu, dapat terjadi akibat sentuhan maupun rangsang cahaya.


RR.RETNO YOSIANI T SARI, S.Pd.

13 Maret 2009
Tamy
IPA Kelas 9

Mengatupnya daun putri malu merupakan gerak atau iritabilitas?

Iritabilita merupakan kemampuan untuk menanggapi rangsangan, wujud tanggapan bermacam - macam diantaranya gerakan seperti pada tanaman putri malu.
RR.RETNO YOSIANI T SARI, S.Pd.


13 Maret 2009
Tamy
IPA Kelas 9

Mengapa ujung batang membelok kearah datangnya sinar?

Membengkoknya ujung batang ke arah datangnya sinar akibat terhambatnya kinerja hormon auksin oleh sinar matahari sehingga pertumbuhan bagian yang terkena sinar terhambat sedangkan bagian yang tidak terkena cahaya tetap berlangsung normal, akibatnya batang membengkok ke arah datangnya cahaya.
RR.RETNO YOSIANI T SARI, S.Pd.


13 Maret 2009
Tamy
IPA Kelas 9

Mengapa ujung batang membelok kearah datangnya sinar?

Membengkoknya ujung batang ke arah datangnya sinar akibat terhambatnya kinerja hormon auksin oleh sinar matahari sehingga pertumbuhan bagian yang terkena sinar terhambat sedangkan bagian yang tidak terkena cahaya tetap berlangsung normal, akibatnya batang membengkok ke arah datangnya cahaya.
RR.RETNO YOSIANI T SARI, S.Pd.


13 Maret 2009
zulfa,.
Bahasa Inggris Kelas 12

Assalamu\'allaikum... Pak/Bu saya butuh contoh2 functional text. Apakah bisa dikirim sekarang..?. Sebelumnya trimakasih.. :),.

Genres

Social Function (Tujuan / Fungsi Sosial)

Generic Structure (Struktur)

Significant Lexicogrammatical Features (Ciri – ciri yang menonjol)

Narrative

To amuse, entertain, and to deal with actual or vicarious experiences in different ways. (Untuk menghibur pembaca melalui cerita).

a. Orientation: Sets the scene and introduces the participants. (Memperkenalkan tokoh dan setting).b. Complication : A crisis arises (Munculnya masalah).c. Resolution : the crisis is resolved (Terselesainya masalah).e. Evaluation : A stepping back to evaluate the plight. (Melangkah ke belakang untuk memikirkan nilai / makna sebuah peristiwa, bisa ada dan tidak)d. Reorientation : Optional (Bisa ada / atau tidak ada fungsinya menyimpulkan isi cerita )a. Focus on specific usually individualized participants. (Fokus pada tokoh – tokoh tertentu secara individu).b. The use of Simple Past (Penggunaan Tenses Masa Lampau)c. The use of temporal conjunction (Penggunaan kata penghubung yang menunjukkan waktu ex : After, before, when dll).d. The use of noun phrases (Penggunaan frasa kata benda yang kaya dengan adjective misalnya : long black hair, two red apples.

Descriptive

To describe a particular person, place or thing (Untuk menggambarkan orang, benda, atau tempat tertentu secara khusus)

a. Identification : Identifies phenomenon ( Mengidentifikasi / pengenalan fenomena / hal yang dideskripsikan).b. Description : Menggambarkan bagian, kualitas, maupun ciri – ciri)a. The Use of Simple Present Tense (Penggunaan Simple Present Tense). b. Focus on Specific Participant (Fokus kepada Hal / orang / tempat secara khusus)

Recount

To tell events for the purpose of informing or entertaining (Melaporkan peristiwa, kejadian atau kegiatandengan tujuan memberitakan atau menghibur)a. Orientation : Provides the setting and introduces the participants (yaitu memberikan informasi tentang apa, siapa, di mana dan kapan). b. Events : Tell what happened in what sequence ( Laporan urutan kegiatan yang biasanya disampaikan secara berurutan)c. Reorientation : Optional – closure of events. (biasanya berisi komentar pribadi / penilaian jika ada a. Use of past tense : Penggunaan waktu masa lampau) b. Focus on temporal sequence (Fokus pada urutan waktu dengan kata – kata penghubung yang menunjukkan waktu mis : when, after, then dsb). c. Noun dan noun phrases.

Genres

Social Function (Tujuan / Fungsi Sosial)

Generic Structure (Struktur)

Significant Lexicogrammatical Features (Ciri – ciri yang menonjol)

Report

To describe the way things are with reference to a range of natural, man – made and social phenomenon in our environment. (Menyampaikan informasi tentang sesuatu, apa adanya, sebagai hasil pengamatan. Yang dideskripsikan dapat meliputi gajala alam, lingkungan, benda buatan manusia, atau gejala-gejala sosial) a. General Classification: tells what the phenomenon under discussion is ( Pernyataan secara umum yang menjelaskan tentang objek yang dideskripsikan. Keterangan, dan klasifikasinya). b. Description : tells what phenomenon under discussion is like in terms of parts, qualities, habits, or behaviors (if living) or uses (if non-natural) (Memberikan penjelasan tentang hal yang dideskripsikan. kalau hal yang dideskripsikan merupakan benda hidup maka bisa dideskripsikan bgian – bagiannya, kualitasnya, kebiasaanya, atau perilakunya. Kalau benda mati maka yang dideskripsikan adalah kegunannya)a. Focus on generic participants : Fokus pada hal secara umum. b. Use of Present Tense (Unless extinct) (Pengunaan Present Tense kecuali kalau benda itu sudah punah.

Procedure

To describe how something is accomplished through a sequence of actions or steps (Menjelaskan bagaimana mencapai sebuah tujuan dengan memberikan serangkaian langkah / tindakkan) a. Goals (Tujuan yang hendak dicapai, biasanya ada dalam judulnya)b. Materials (Bahan – bahan, tidak semua jenis teks Prosedur ada). c. Steps A series of steps oriented to achieve the goal (Sejumlah langkah untuk mencapai tujuan. a. Use of simple present Tense often imperative (Penggunaan Simple Present Tense, sering kali merupakan kalimat perintah). b. Use mainly of temporal conjunction / connectives (penggunaan kata untuk mnerangkan waktu misalnya then, after that) c. Penggunaan action verbs (Cut, Mix.

Analytical Exposition

To persuade the reader or listener that something is the case. (Untuk meyakinkan dan mempengaruhi pembaca atau pendengar bahwa ada masalah yang perlu mendapat perhatian) a. Thesis Position: Introduces topics and indicates writer’s position. (Memberitahukan topic dan menunjukkan pendapat penulis). b. Arguments Points : Menjelaskan argument dan elaborasi (dijelaskan secara mendetailc. Reiteration : Restates writer position : Menjelaskan kembali posisi penulis atau penguatan kembali posisi penulis General nouns, misalnya car, pollution, leaded petrol car, dsb.· Abstract nouns, misalnya policy, government, dsb.· Technical verbs, misalnya species of animals, dsb.· Relating verbs, misalnya It is important, dsb.· Action verbs, misalnya She must save, dsb.· Thinking verbs, misalnya Many people believe, dsb· Modal verbs, misalnya we must preserve, dsb.

 

· Modal adverbs, misalnya certainly, we, dsb.

· Connectives, misalnya firstly, secondly,dsb.

· Bahasa evaluatif, misalnya important, valuable, trustworthy, dsb.

* Kalimat pasif

Hortatory Exposition

To persuade the reader that something should or should not be the case. (Meyakinkan kepada pembaca bahwa sesuatu seharusnya dilakukan atau tidak dilakukan) a. Thesis : announcement of issue concern (Menjelaskan tentang hal yang dibahas) b. Arguments : Reasons for concerns, leading to recommendation (Alasan yang digunakan yang menuju pada rekomendasi tentang apa yang seharusnya / tidak seharusnya dilakukan)c. Statement : statement of what ought or ought not to happen (Pernyataan tentang apa yang seharusnya atau tidak seharusnya terjadi / dilakukan)Terfokus ke pembicara / penulis yang mengangkat isu.· Abstract nouns, misalnya policy, government,dsb.· Technical verbs, misalnya species of animals, dsb.· Relating verbs, misalnya should be, doesn’t seem to be dsb.· Action verbs, misalnya We must act, dsb.· Thinking verbs, misalnya I believe, dsb· Modal verbs, misalnya we must preserve, dsb

 

· Modal adverbs, misalnya certainly, wem dsb.

· Connectives, misalnya firstly, secondly, dsb

· Simple present tense

· Kalimat pasif

· Bahasa evaluatif, misalnya important, valuable, trustworthy, dsb.

Review

To critique an art work, event for a public audience. It includes movies, TV shows, books, plays, operas, recordings, exhibitions, concerts, and ballets. (Melakukan kritik terhadap peristiwa atau karya seni untuk pembaca atau pendengar halayak ramai, misalnya film, pertunjukan, buku, dll.) a. Orientation: places the work in its general context often by comparing it with others of its kind (Menempatkan karya tersebut dalam konteks secara umum seringkali dengan membandingkan karya lain yang sejenis). b. Interpretive Recount: summarizes the plot or / and provides an account of how the reviewed rendition of the work came into being. (Memberikan ringkasan alur dan atau Menafsirkan karya itu, struktur ini biasa ada atau tidak ada dalam suatu review). c. Evaluation : Provides an evaluation of the work and / or its performance or production (Memberikan evaluasi tentang karya atau pementasannya).
  • Terfokus pada partisipan tertentu;
  • Menggunakan:
  • adjectives menunjukkan sikap, seperti bad, good;
  • klausa panjang dan kompleks;
  • metafor.

Discussion

To present (at least) two points of view about an issue (Membahas suatu maslah yang paling tidak dipandang dari dua sudut pandang) a. Issue : Statement (Pernyataan tentang hal yang dibahas) b. Arguments for and against or statemetn of differingv points of view (Argumen yang mendukung atau melawan pernyataan). c. Point d. Elaboration (Penjelasan) e. Conclusion or Recommendation (Ringkasan atau rekomendasi) a. general nouns untuk menyatakan kategori, misalnya uniforms, alcohol, dsb,b. relating verbs untuk memberi informasi tentang isu yang didiskusikan, misalnya smoking is harmful, dsb.c. thinking verbs untuk mengungkapkan pandangan pribadi penulis, misalnya feel, believe, hope, dsb.d. additives, contrastives dan causal connectives untuk menghubungkan argumen, misalnya similarly, on the hand, however, dsb.e. detailed noun groups untuk memberikan informasi secara padu, misalnya the dumping of unwanted kittens, dsb.f. modalities, seperti perhaps, must, should, should have been, could be, dsb.g. adverbials of maner, misalnya deliberately.

News Item

To inform readers, listeners, or viewers about events of the day which are considered newsworthy or important (memberitahukan kepada pembaca, pendengar, atau penonton tentang sebuah peristiwa atau kejadian yang penting). a. Newsworthy events: Penceritaan kembali tentang Ringkasan kejadian. b. Background Events : Menjelaskan apa yang terjadi, kepada siapa dan dalam kondisi seperti apa. c. Source : komentar – komentar oleh para saksi, pelaku, pejabat setempat, atau ahli dalam kejadian tersebut. a. Terfokus pada orang, binatang, benda tertentu;b. Menggunakan action verbs, misalnya eat, run;c. Menggunakan keterangan waktu dan tempat;d. Menggunakan past tense;e. Disusun sesuai dengan urutan kejadian

Explanation

Menerangkan proses yang berlangsung dalam pembentukkan atau pelaksanaan kegiatan yang berhubungan dengan gejala – gelaja / fenomena sosio budaya. a. A general statement : Pernyataan umum b. A sequenced explanation : Penjelasan secara brerurutan mengapa atau bagaimana sesuatu terjadi. a. general dan abstract nouns, misalnya word chopping, earthquakes;b. action verbs;c. simple present tense;d. passive voice;e. conjunctions of time dan cause;f. noun phrase, misalnya the large cloud;g. abstract nouns, misalnya the temperature;

 

h. adverbial phrases;

complex sentences;

bahasa teknis;


Operator

13 Maret 2009
Bahasa Inggris Kelas 12

Assalamu\'allaikum wr wb.. Pak/Bu.. Saya mau minta tolong carikan 12 judul contoh functional text yang pendek2 saja. Tolong secepatnya karena saya sangat membutuhkannya. Sebelumnya saya ucapkan terima kasih. :),. Wassalamu\'allaikum wr wb..

Genres

Social Function (Tujuan / Fungsi Sosial)

Generic Structure (Struktur)

Significant Lexicogrammatical Features (Ciri – ciri yang menonjol)

Narrative

To amuse, entertain, and to deal with actual or vicarious experiences in different ways. (Untuk menghibur pembaca melalui cerita).

a. Orientation: Sets the scene and introduces the participants. (Memperkenalkan tokoh dan setting).b. Complication : A crisis arises (Munculnya masalah).c. Resolution : the crisis is resolved (Terselesainya masalah).e. Evaluation : A stepping back to evaluate the plight. (Melangkah ke belakang untuk memikirkan nilai / makna sebuah peristiwa, bisa ada dan tidak)d. Reorientation : Optional (Bisa ada / atau tidak ada fungsinya menyimpulkan isi cerita )a. Focus on specific usually individualized participants. (Fokus pada tokoh – tokoh tertentu secara individu).b. The use of Simple Past (Penggunaan Tenses Masa Lampau)c. The use of temporal conjunction (Penggunaan kata penghubung yang menunjukkan waktu ex : After, before, when dll).d. The use of noun phrases (Penggunaan frasa kata benda yang kaya dengan adjective misalnya : long black hair, two red apples.

Descriptive

To describe a particular person, place or thing (Untuk menggambarkan orang, benda, atau tempat tertentu secara khusus)

a. Identification : Identifies phenomenon ( Mengidentifikasi / pengenalan fenomena / hal yang dideskripsikan).b. Description : Menggambarkan bagian, kualitas, maupun ciri – ciri)a. The Use of Simple Present Tense (Penggunaan Simple Present Tense). b. Focus on Specific Participant (Fokus kepada Hal / orang / tempat secara khusus)

Recount

To tell events for the purpose of informing or entertaining (Melaporkan peristiwa, kejadian atau kegiatandengan tujuan memberitakan atau menghibur)a. Orientation : Provides the setting and introduces the participants (yaitu memberikan informasi tentang apa, siapa, di mana dan kapan). b. Events : Tell what happened in what sequence ( Laporan urutan kegiatan yang biasanya disampaikan secara berurutan)c. Reorientation : Optional – closure of events. (biasanya berisi komentar pribadi / penilaian jika ada a. Use of past tense : Penggunaan waktu masa lampau) b. Focus on temporal sequence (Fokus pada urutan waktu dengan kata – kata penghubung yang menunjukkan waktu mis : when, after, then dsb). c. Noun dan noun phrases.

Genres

Social Function (Tujuan / Fungsi Sosial)

Generic Structure (Struktur)

Significant Lexicogrammatical Features (Ciri – ciri yang menonjol)

Report

To describe the way things are with reference to a range of natural, man – made and social phenomenon in our environment. (Menyampaikan informasi tentang sesuatu, apa adanya, sebagai hasil pengamatan. Yang dideskripsikan dapat meliputi gajala alam, lingkungan, benda buatan manusia, atau gejala-gejala sosial) a. General Classification: tells what the phenomenon under discussion is ( Pernyataan secara umum yang menjelaskan tentang objek yang dideskripsikan. Keterangan, dan klasifikasinya). b. Description : tells what phenomenon under discussion is like in terms of parts, qualities, habits, or behaviors (if living) or uses (if non-natural) (Memberikan penjelasan tentang hal yang dideskripsikan. kalau hal yang dideskripsikan merupakan benda hidup maka bisa dideskripsikan bgian – bagiannya, kualitasnya, kebiasaanya, atau perilakunya. Kalau benda mati maka yang dideskripsikan adalah kegunannya)a. Focus on generic participants : Fokus pada hal secara umum. b. Use of Present Tense (Unless extinct) (Pengunaan Present Tense kecuali kalau benda itu sudah punah.

Procedure

To describe how something is accomplished through a sequence of actions or steps (Menjelaskan bagaimana mencapai sebuah tujuan dengan memberikan serangkaian langkah / tindakkan) a. Goals (Tujuan yang hendak dicapai, biasanya ada dalam judulnya)b. Materials (Bahan – bahan, tidak semua jenis teks Prosedur ada). c. Steps A series of steps oriented to achieve the goal (Sejumlah langkah untuk mencapai tujuan. a. Use of simple present Tense often imperative (Penggunaan Simple Present Tense, sering kali merupakan kalimat perintah). b. Use mainly of temporal conjunction / connectives (penggunaan kata untuk mnerangkan waktu misalnya then, after that) c. Penggunaan action verbs (Cut, Mix.

Analytical Exposition

To persuade the reader or listener that something is the case. (Untuk meyakinkan dan mempengaruhi pembaca atau pendengar bahwa ada masalah yang perlu mendapat perhatian) a. Thesis Position: Introduces topics and indicates writer’s position. (Memberitahukan topic dan menunjukkan pendapat penulis). b. Arguments Points : Menjelaskan argument dan elaborasi (dijelaskan secara mendetailc. Reiteration : Restates writer position : Menjelaskan kembali posisi penulis atau penguatan kembali posisi penulis General nouns, misalnya car, pollution, leaded petrol car, dsb.· Abstract nouns, misalnya policy, government, dsb.· Technical verbs, misalnya species of animals, dsb.· Relating verbs, misalnya It is important, dsb.· Action verbs, misalnya She must save, dsb.· Thinking verbs, misalnya Many people believe, dsb· Modal verbs, misalnya we must preserve, dsb.

 

· Modal adverbs, misalnya certainly, we, dsb.

· Connectives, misalnya firstly, secondly,dsb.

· Bahasa evaluatif, misalnya important, valuable, trustworthy, dsb.

* Kalimat pasif

Hortatory Exposition

To persuade the reader that something should or should not be the case. (Meyakinkan kepada pembaca bahwa sesuatu seharusnya dilakukan atau tidak dilakukan) a. Thesis : announcement of issue concern (Menjelaskan tentang hal yang dibahas) b. Arguments : Reasons for concerns, leading to recommendation (Alasan yang digunakan yang menuju pada rekomendasi tentang apa yang seharusnya / tidak seharusnya dilakukan)c. Statement : statement of what ought or ought not to happen (Pernyataan tentang apa yang seharusnya atau tidak seharusnya terjadi / dilakukan)Terfokus ke pembicara / penulis yang mengangkat isu.· Abstract nouns, misalnya policy, government,dsb.· Technical verbs, misalnya species of animals, dsb.· Relating verbs, misalnya should be, doesn’t seem to be dsb.· Action verbs, misalnya We must act, dsb.· Thinking verbs, misalnya I believe, dsb· Modal verbs, misalnya we must preserve, dsb

 

· Modal adverbs, misalnya certainly, wem dsb.

· Connectives, misalnya firstly, secondly, dsb

· Simple present tense

· Kalimat pasif

· Bahasa evaluatif, misalnya important, valuable, trustworthy, dsb.

Review

To critique an art work, event for a public audience. It includes movies, TV shows, books, plays, operas, recordings, exhibitions, concerts, and ballets. (Melakukan kritik terhadap peristiwa atau karya seni untuk pembaca atau pendengar halayak ramai, misalnya film, pertunjukan, buku, dll.) a. Orientation: places the work in its general context often by comparing it with others of its kind (Menempatkan karya tersebut dalam konteks secara umum seringkali dengan membandingkan karya lain yang sejenis). b. Interpretive Recount: summarizes the plot or / and provides an account of how the reviewed rendition of the work came into being. (Memberikan ringkasan alur dan atau Menafsirkan karya itu, struktur ini biasa ada atau tidak ada dalam suatu review). c. Evaluation : Provides an evaluation of the work and / or its performance or production (Memberikan evaluasi tentang karya atau pementasannya).
  • Terfokus pada partisipan tertentu;
  • Menggunakan:
  • adjectives menunjukkan sikap, seperti bad, good;
  • klausa panjang dan kompleks;
  • metafor.

Discussion

To present (at least) two points of view about an issue (Membahas suatu maslah yang paling tidak dipandang dari dua sudut pandang) a. Issue : Statement (Pernyataan tentang hal yang dibahas) b. Arguments for and against or statemetn of differingv points of view (Argumen yang mendukung atau melawan pernyataan). c. Point d. Elaboration (Penjelasan) e. Conclusion or Recommendation (Ringkasan atau rekomendasi) a. general nouns untuk menyatakan kategori, misalnya uniforms, alcohol, dsb,b. relating verbs untuk memberi informasi tentang isu yang didiskusikan, misalnya smoking is harmful, dsb.c. thinking verbs untuk mengungkapkan pandangan pribadi penulis, misalnya feel, believe, hope, dsb.d. additives, contrastives dan causal connectives untuk menghubungkan argumen, misalnya similarly, on the hand, however, dsb.e. detailed noun groups untuk memberikan informasi secara padu, misalnya the dumping of unwanted kittens, dsb.f. modalities, seperti perhaps, must, should, should have been, could be, dsb.g. adverbials of maner, misalnya deliberately.

News Item

To inform readers, listeners, or viewers about events of the day which are considered newsworthy or important (memberitahukan kepada pembaca, pendengar, atau penonton tentang sebuah peristiwa atau kejadian yang penting). a. Newsworthy events: Penceritaan kembali tentang Ringkasan kejadian. b. Background Events : Menjelaskan apa yang terjadi, kepada siapa dan dalam kondisi seperti apa. c. Source : komentar – komentar oleh para saksi, pelaku, pejabat setempat, atau ahli dalam kejadian tersebut. a. Terfokus pada orang, binatang, benda tertentu;b. Menggunakan action verbs, misalnya eat, run;c. Menggunakan keterangan waktu dan tempat;d. Menggunakan past tense;e. Disusun sesuai dengan urutan kejadian

Explanation

Menerangkan proses yang berlangsung dalam pembentukkan atau pelaksanaan kegiatan yang berhubungan dengan gejala – gelaja / fenomena sosio budaya. a. A general statement : Pernyataan umum b. A sequenced explanation : Penjelasan secara brerurutan mengapa atau bagaimana sesuatu terjadi. a. general dan abstract nouns, misalnya word chopping, earthquakes;b. action verbs;c. simple present tense;d. passive voice;e. conjunctions of time dan cause;f. noun phrase, misalnya the large cloud;g. abstract nouns, misalnya the temperature;

 

h. adverbial phrases;

complex sentences;

bahasa teknis;


Operator

13 Maret 2009
rani
Bahasa Inggris Kelas 10

tolong contohkan describe untuk diri sendiri, dlm bentuk descriptive . terimakasih

saya akan kasih contoh untuk describsi tapi kamu a

kan buat sendiri yang kamu mau

My Favourite Teacher

         

       Everyone has a favourite teacher, someone who we feel a special connection with. In primary school, my favourite teacher was Ms. Nuraini. I was not such a good pupil, but just looking at Ms. Nuraini made me feel that I was going to learn.

        Ms. Nuraini was 45 years old and rather short about 1.50 meters. Since I’m short too, I always feel a bit nervous with tall teacher who tower menacingly over me. It was reassuring to be around Ms. Nuraini. Also, I always enjoy the fragrance of the herbs that she grew in our classroom.

        On the top of her round head, Ms. Nuraini always wore a colorful headscarf with an intriguing design. This, plus her warm smile, brightened the lessons in her classroom. However, the best part of her face was her kind eyes that said to her students, ”I care deeply about you.”

        Ms. Nuraini usually wore bright long sleeve blouse that went well with her coffee-color skin. She did not wear much jewelry, just a simple Casio watch on her left hand and a ruby red ring on the ring finger of her right hand. The other ‘decoration’ on her hand came from types of ink from whiteboard markers and other sources.

        On most days, Ms. Nuraini wore loose-fitting pants. Finally, on her feet, she often had brown closed-toe shoes with just a slightly raised heel that made a peculiar ‘clip-clop’ sound as she walked. These low-heeled shoes made it easy for Ms. Nuraini to walk briskly around the classroom to help us when we were doing group activities.

         I can still feel her friendly touch on my shoulder as she stood listening carefully to our group or explaining something that none of us could figure out.

 

kan buat sendiri.
Operator

 

Ajukan Pertanyaan