Pertanyaan

 

Pertanyaan

Sampaikan pertanyaan menganai kesulitan belajarmu kepada tim narasumber yang kompeten. Kamu harus login JSS terlebih dahulu untuk mengajukan pertanyaan, klik di sini untuk login JSS

 
28 November 2014
Tania
Bimbingan Konseling Kelas 9

Saya bingung...

Dulu pas SD tiap kali ditanya soal cita-cita, saya selalu menjawab kalau saya ingin jadi dokter, memang waktu itu benar-benar kepingin dan tekad saya bulat, sampai saya sudah dibelikan banyak buku tentang kedokteran. Tapi entah kenapa, setelah mendengar bahwa "hobby bisa menghasilkan uang jika ditekuni sebagai profesi" saya jadi berubah pikiran. Saya hobby membaca buku, dan dimasa-masa SMP ini saya tertarik ingin jadi penulis. Setelah menjalani beberapa tes yang ada di buku Character Building di sekolah saya, hasilnya saya cocok jadi penulis, bukan dokter. Tapi setelah saya bilang ke mama saya bahwa rasanya saya lebih punya tekad menjadi penulis, mama saya menentang cita-cita ini. Kata beliau, saya hanya ikut-ikutan teman saya, padahal teman-teman saya tak ada yang mau jadi penulis. Mohon sarannya? Terimakasih 

selamat malam mb tania, mb tania seiring dengan masa perkembangan dan pertembuhan seseorang maka cita-cita dan harapan kadang-kadang juga bisa berubah dan tidak menetap, kedua faktor tersebut dan bisa juga lingkungan bisa mempengaruhi .Maka kalau suatu pekerjaan dilakukan dengan senang, ikhlas dan terus menerus serta ingin mengembangkan itulah yang dinamakan bakat, minat atau bisa dikatakan juga hobby. maka betul apa yang dikatakan "hobby bisa menghasilkan uang jika ditekuni sebagai profesi" contoh mb tania suka menulis maka kembangkan kesukaan menulis tersebut dengan thema sesuai dengan imajinasimu, atau masalah-masalah yang sedang aktual disekitar kita, angkat dan tulis menjadi karya-karyamu yang bisa dibaca oleh orang lain.

Maka saran bapak tetaplah berprestasi dibidang akademik dan juga asahlah terus bakat dan hobbymu tersebut sehingga kedua-duanya bisa berjalan beriringan secara harmnis/baik.

Tentang cita-cita mb tania sejak SD ingin menjadi dokter dan sekarang berubah pikiran bagi bapak itu tidak masalah dan bicarakan hal tersebut secara baik-baik dengan kedua orang tuamu. Atau siapa tahu mb tania tetap dengan cita-citanya jadi dokter dan sekaligus menjadi seorang penulis/jurnalis yang hebat dibidang kdokteran.

dan hal tersbut bisa dimungkinkan terjadi....... SELAMAT BELAJAR SUKSES UNTUKMU.


Margono, S.Pd 28 November 2014 0:0

20 November 2014
M. Farhan
Bimbingan Konseling Kelas 9

Bagaimana pak cara menumbuhkan keberanian untuk menyampaikan ide/pertanyaan yang muncul sesaat manakala sedang mengikuti pertemuan/rapat , karena mau menyampaikan takut, jantung berdebar, sehingga gagasan ide tersebut tidak jadi saya tanyakan, sedih rasanya. trims pak jawabannya.

Mas Farhan selamat malam,

Mas Farhan g usah sedih apalagi galau, banyak orang yang merasakan seperti m farhan rasakan , cemas, jantung berdebar bila ingin menyampaikan sesuatu didepan orang banyak dan itu hal yang wajar. Maka saran bapak m farhan harus berani menyampaikan pertanyaan, ide, gagasan tersebut di hadapan orang banyak manakala sedang mengikuti rapat, perrtemuan-pertemuan. Kalau m farhan takut untuk menyampaikan secara spontan manakala narasumber memberi waktu saat itu juga, maka catat dulu saja pertanyaan, gagasan, ide tersebut ke dalam buku, nah setelah mempersiapkan diri dengan baik dan nara sumber memberi waktu lagi untuk sesi tanya jawab maka m farhan langsung bisa tunjuk jari dan menyampaikan gagasan, ide, pertanyaan yang telah m farhan tulis tersebut, tarik nafas dalam-dalam , tenangkan hati dan pikiran sebelum menyampaikanhal tersebut. Nah lakukan setiap ada pertemuan/ rapat sesering mungkin sehingga nanti lama kelamaan m farhan akan terbiasa secara spontan menyampaikan pertanyaan tidak dengan gugup.

demikian selamat mencoba dan yang penting tanamkan rasa percaya diri dan jangan takut salah.


Margono, S.Pd 28 November 2014 0:0

18 November 2014
khariz
Bimbingan Konseling Kelas 10

Bagaimana ya cara menghadapi guru yang sulin untuk diajak care kepada muridnya, dan guru itu hanya mau care kepada siswa yang memiliki kelebihan yaitu lebih cantik dan tampan ??

Selamat malam Khariz...

Terima kasih m khariz telah terbuka dengan ibu.  Semua perasaan tidak nyaman / kekesalan yang dirasakan sebaiknya jangan dipendam, karena dengan bercerita 50% masalah yang kita hadapi sudah tersembuhkan.  

M Khariz....ibu yakin bahwa setiap guru itu tidak akan membeda-bdakan terhadap muridnya apalagi  apalagi hanya karena fisik.  Seorang guru akan care terhadap semua siswa asal siswa tersebut tidak sering berbuat ulah.  Guru akan senang jika siswa lebih proaktif dalam KBM, pinter, santun.

Seandainya m Khariz sudah sesuai dengan kewajiban tidak penah melanggar tatib sebagai seorang siswa maka niscaya bp/ib guru  juga akan lebih care dan tidak akan membeda-bedakan siswanya. 

 

 


Dra. Niken Susilowati 27 November 2014 0:0

17 November 2014
iwan
Bimbingan Konseling Kelas 12

bagaimana cara memilih jurusan yang prospeknya kedepan bagus di bursa kerja?

 

Selamat malam mas Fitriyanto....

Menentukan masa depan itu susah-susah gampang dan tidak bisa sembarangan, demikian pula dalam menentukan jurusan yang sesuai dan prospektif di masa datang.

Mungkin saat ini mas Fitriyanto sedang galau, bingung mau kuliah dimanaa, jurusan apa yang sesuai dengan passion dan jurusan tersebut menjanjikan.  Sebenarnya kuncinya ada pada diri sendiri 

 Memilih jurusan / prodi yang tepat dapat dilakukan dengan mempertimbangkan biaya, kualitas, pendapat para alumnusnya hingga prospek kedepannya setelah lulus kelak.

1.  Mulailah browsing laman jurusan / prodi di perguruan tinggi / universitas  yang terkemuka jika kita belum memiliki gambaran hendak kuliah dimana.

2.  Carilah informasi dengan tanya jawab melalui blog - blog yang terpercaya dan terkemuka.

3.  Ikut tes psikologis / tes potensi akademik untuk mengukur kemampuan kita dan sebagai rekomendasi dalam pemilihan jurusan .  

Harapannya jika kita kuliah sesuai dengan kemampuan, bakat dan minat kita maka akan lebih mudah dalam mencapai nilai dan menguasai ilmu yang optimal sebagai bekal dalam mencari pekerjaan yaang akan datang.

Semoga mas Fitriyanto tetep semangat dalam menggapai cita-cita. Amin.

 


Dra. Niken Susilowati 27 November 2014 0:0

16 November 2014
Muhammad Raihan Aditama
Bimbingan Konseling Kelas 8

Assalamualakum Wr. Wb.

Saya mau bertanya kepada bapak/ibu. Begini, sekarang saya duduk di kelas 8 SMP, tahun depan saya sudah berada di kelas 9. Saya mempunyai hobi dalam bidang fotografi dan sering mengikuti lomba lomba maupun seminar fotografi baik di dalam maupun luar kota. Pertanyaannya, ketika saya sudah di kelas 9 besok, karena banyak ujian try out dan ujian nasional, apakah saya harus 'mengistirahatkan' hobi saya tersebut secara total, atau tidak perlu ? Jika harus dikurangi, seberapa dan bagaimana pengurangannya ?

Mohon pencerahannya dari bapak/ibu mengenai hal ini. Terima kasih.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

wassalamu'alaikum wr,wb...

selamat malam mas M Raihan Aditama, bapak sangat bangga dengan bakat dan potensi yang telah m raihan miliki, perdalam dan kembangkan terus talenta tersebut ( fotografi) melalui kegiatan-kegiatan seperti yang telah m raihan ikuti, jangan sampai bakat tersebut dihentikan karena sesuatu hal, berjalanlah secara alami bakat tersebut berdampingan dengan kegiatan akademismu walau m raihan besuk sampai duduk dikelas 9. Hanya pesan bapak aturlah waktu yang sebaik-baiknya antara belajar dan mengembangkan hoby. Bapak percaya m raihan nantinya pasti dan bisa mengatur waktu tersebut seiring dengan pola pikir m raihan yang semakin dewasa.

Banyak orang-orang sukses kedepannya dengan membidangi pekerjaan yang telah digelutinya sejak duduk di bangku smp sebagai fotografer dengan karya karyanya yang sangat hebat dikagumi dan bahkan bisa menginspirasi orang-orang yang menikmatinya

Maka sekali lagi kembangkan terus dan jangan berhenti mengasah  talenta yang m raihan miliki tersebut, dampingilah ilimu akademis yang didapat ( ijazah) dengan bakat yang dimiliki niscaya masadepan yang cerah menantimu.

Selamat belajar sukses selalu. 


Margono, S.Pd 19 November 2014 0:0

7 November 2014
Fernanda Rizky Laili
Bimbingan Konseling Kelas 12

mohon bantuannya saya bingung dengan menentukan pilihan jurusan untuk masuk ke perguruan tinggi, awalnya saya ingin sekali masuk ke jurusan administrasi perpajakan tapi tiba" akhir" ini kata hati berkata pengen masuk ke jurusan sosiologi. mohon bantuannya, terima kasih

Selamat malam Mas Fernanda Rizqi selamat bergabung di kbs online

Sebelumnya ibu bertanya apakah Mas Fernanda dari jurusan IPS ?  Untuk memasuki PTN itu ada 3 kesempatan yang bisa diambil, yang pertama melalui jalur SNMPTN Undangan yang hanya menggunakan nilai raport, Yang kedua SBMPTN dan yang ketiga  UM / SM. Jalur SNMPTN Undangan itu sebaiknya mengambil di jurusan yang sesuai dengan jurusan di SMA, Sedangkan seandainya mau melalui SBMPTN  / UM bisa melmilih bebas lintas jurusan. 

Terkait dengan keinginan untuk mengambil administrasi perpajakan berarti sudah ada pertimbangan sebelumnya.  Dan sekarang kepingin ke sosiologi juga pasti ada alasannya.  Pemilihan / penentuan jurusan itu sebaiknya disesuaikan kemampuan dan cita-cita. Kita harus tahu betul kemampuan kita dan cita-cita kedepan itu apa.  Jadi cobalah baca tentang jurusan sosiologi itu seperti apa dan prospek ke depannya akan bekerja sebagai apa.  Dengan kita memahami jurusan tersebut kita akan semakin mantap jangan sampai hanya pilihan sesaat. 


Dra. Niken Susilowati 11 November 2014 0:0

5 November 2014
Fernanda Rizky Laili
Bimbingan Konseling Kelas 12

mohon penjelasannya mengenai akibat pelaksanaan demokrasi liberal di bidang politik, bidang pemerintahan dan bidang ekonomi. Terima kasih atas bantuannya

Selamat malam ananda Fernanda.....

Mohon maaf untuk pertanyaan ananda kami tidak bisa menjawab & barangkali lebih tepat disampaikan kepada guru PKN bukan kepada guru BK.  Silahkan ananda bertanya kepada guru PKn, semoga nanti akan mendapatkan jawaban yang lebih akurat.

Terima kasih dan salam sukses. 


Dra. Niken Susilowati 6 November 2014 0:0

23 Oktober 2014
sahrul novianto
Bimbingan Konseling Kelas 12

tolong kasih pencerahan soal politeknik, jalur di politeknik itu bagaimana? apa sama dengan universitas jalurnya agar bisa masuk di universitas.

Selamat malam mas Syahrul,

Politeknik itu merupakan salah satu bentuk perguruan tinggi seperti universitas, akademi, sekolah tinggi dan institut. Politeknik sering disebut dengan institut teknologi. Politeknik menyelenggarakan pendidikan vokasi dalam sejumlah bidang pengetahuan yang bertujuan menyiapkan mahasiswa menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuaan profesional yang dapat menerapkan, mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahun dan teknologi.  Politeknik merupakan pendidikan profesional yang diarahkan pada kesiapan keahlian tertentu.

Pola seleksi masuk dipoliteknik secara umum hampir sama dengan bentuk perguruan tinggi lainnya.  Ada yang melalui jaalur prestasi / raport dan tes. Hanya saja kalau politeknik tidak ada seleksi bersama antar politeknik seperti universitas negeri (snmptn / sbmptn).  Masing-masing politeknik memiliki jadwal dan syarat berbeda-beda. Untuk lebih jelasnya mas Syahrul bisa membuka webnya politeknik. 

Semoga penjelsan ini dapat menjadi pencerahan bagi mas Syahrul.  Salam sukses. 


Dra. Niken Susilowati 6 November 2014 0:0

1 November 2014
Bimbingan Konseling Kelas 7

mau tanya pak. apakah poin tata tertib sekolah itu bila dilanggar hanya berlaku waktu kita hanya di kelas 7 saja ? maksudnya nanti kalau naik kelas 8 masih tetap ada atau ganti poin yang baru lagi ? dijawab ya pak trims.

selamat malam, maaf bapak tidak tau namamu, mungkin akan lebih baik lain waktu bisa menyebutkan nama. untuk tatatertib sekolah biasanya waktu MOS sudah disosialisaikan kepada seluruh siswa baru,sehingga semua warga sekolah khususnya siswa baru memahami dan mentaati tata tertib sekolah tersebut ? untuk poin tata tertib sekolah pada dasarnya tetap berlaku sampai dengan kelas 9, sehingga bila siswa yang masih diduduk dikelas 7 manakala melanggar salah satu larangan dalam tatatertib sekolah tersebut maka akan  mendapat poin sesuai dengan bobotnya dan point tersebut akan bertambah terus sampai kelas 9 bilamana siswa tersebut melanggar aturan lagi. Cobalah dibaca lagi tatatertib sekolahmu itu untuk jenis dan bobot point pelenggarannya jangan sampai ananda tanpa memahami aturan tersebut tau-tau melanggar bahkan bisa jadi yang dilanggar  pointnya tinggi dan itu bisa langsung dikembalikan ke orang tua ( contoh berkelahi baik disekolah mapun diluar sekolah, mencuri dan dll yang berbau kriminal ).untuk itu bapak pesan jadilah siswa yang baik, taatilah aturan tata tertib yang berlaku disekolahmu, belajar yang giat, tekun untuk mencapai cita-citamu.selamat belajar sukses selalu.
Margono, S.Pd 3 November 2014 0:0


8 Oktober 2014
natasha
Bimbingan Konseling Kelas 11

bu perkenalkan nama saya natasha saya ini bingung banget bu , jadi gini saya ini berada di kelas ipa unggulan yang muridnya kurang dari 20 dan persaingan disana sangat susah bu . saya bilang sama BUNDA saya kalau saya ingin les privat dengan tujuan ada yang membantu saya pr dan ujian karna saya pernah les privat sebelumnya dengan guru tersebut saya ngerasa klop bu cuman masalahnya biaya les terlalu mahal  jadi saya khawatir membebani BUNDA saya bu , sebelumnya BUNDA  saya menawarkan les umum tetapi saya menolak karena saya pernah belajar disana dan saya ngerasa ga se-nyaman les privat yang sebelumnya . 

tolong diberi masukan ya bu atau pak kepada saya.

Salam kenal mb Natasha....

Selamat malam, Ibu ucapkan selamat mb Natasha bisa masuk di kelas unggulan yang  kelas tsb merupakan kelas yang persaingannya ketat. Ibu salut mb masih mempunyai semangat yang luar biasa untuk tetap dapat bersaing dengan teman-teman dikelas yang semula mb selalu berusaha dengan menambah pelajaraan (les privat).  Ada nilai plus dan minusnya jika dibandingkan antara les privat dan les secara reguler. Jika les privat itu pasti pembaayarannya memang lebih besar, konsentrasi juga lebih terfokus.  Namun kelemahannya jika dengan les privat itu kadang-kadang kita sudah merasa lebih nyaman yang akhirnya kita tidak mengetahui persaingan yang ada diluar kita dan hal tersebut merupakan tantangan.  Seandainya kita les secara reguler kita akan lebih mengetahui peta kemampuan teman, dan hal tersebut dapat menjadikan kita lebih bersemangat untuk bersaing.  Sedangkan kelemahannya yaitu kita akan mudah tergoda / malas jika teman-teman kita juga malas dan motivasinya rendah.  Dengan demikian pandai-pandailah kita u/ menyesuaikan diri.  

Mb. Natasha, sebenarnya les itu buikan sesuatu yang pokok & menjadikan kita tergantung.  Seandainya mb merasa membebani BUNDA dengan biaya yang dikeluarkan cukup besar, barangkali perlu dicoba dengan les reguler.  Jika kita mempunyai niat u/ bersungguh-sungguh sebenarnya dengan les reguler itu dapat memotivasi kita u/ tetap bersaing. Seandainya mb. masih mempunyai kesulitan dengan pemahaman tentang mata pelajaran tertentu silahkan ikut & gunakan kesempatan dengan berkonsultasi secara on line melalui kbs.jogjakota.go.id.  Insya allah pertanyaan / permasalahan mb akan dijawab oleh bp/ibu guru yang tergabung di kbs@jogjakota.go.id.  Silahkan dicoba.

Ibu yakin dan percaya bahwaa keberhasilan seseorang itu bukan ditentukan oleh guru les saja tetapi akan ditentukan oleh diri sendiri.  Dengan motivasi dan usaha yang luar biasa  insya allah cita-cita kita akan lebih mudah kita raih.

Doa ibu u/ mb. Natasha selamat berjuang semoga sukses & tercapai cita-cita yang diinginkan. Terima kasih. 


Dra. Niken Susilowati 30 Oktober 2014 0:0

 

Ajukan Pertanyaan