• Daftar Pertanyaan yang telah dijawab


 
13219 Data founds

Selamat pagi, sy Muhamad Riananda ingin bertanya cara mengerjakan soal dibawah ini. Bacalah kalimat berikut! Teknik penulisan puisi memerlukan citraan yang melibatkan lima panca indra Penulisan kata yang tidak sesuai kaidah dalam kalimat tersebut adalah.... A. Memerlukan B. Panca indra C. Melibatkan D. Teknik Mohon bantuannya, terimakasih.

Selamat pagi, Riananda.

Wah senang melihatmu bersemangat bertanya. Penulisan yang salah pada kalimat tersebut, yaitu kata panca indra. Seharusnya penulisan digabung, pancaindra. Semua kata panca ditulis serangkai dengan kata yang mengiringinya, contoh pancasila, pancawarna, pancaroba, dll.

Semoga Rian paham dengan penjelasan ini. Terima kasih. 


Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas 9
15-04-2020 Muhamad Riananda Fadhilah
15-04-2020 Yeti Yuliana

Selamat pagi, sy Muhamad Riananda ingin bertanya cara mengerjakan soal dibawah ini. Perhatikan kalimat berikut! (1) Angin laut berhembus sepoi-sepoi. (2) Ibu membeli kaus untuk adik. (3) Jaga adikmu jangan sampai telantar! (4) Bajuku sudah telanjur basah terkena air hujan. Kalimat yang salah ejaan terdapat pada nomor.... A. (1) B. (2) C. (3) D. (4) Mohon bantuannya, terimakasih.

Selamat pagi, Riananda.

Kalimat menggunakan ejaan salah terdapat pada kalimat 1. Kata yang salah, yakni berhembus, seharusnya cukup berembus karena kata dasarnya embus. Sementara kata telantar dan telanjur memang benar demikian karena memang kata dasarnya seperti itu bukan ter+lantar atau ter+lanjur. Demikian juga kaus yang benar bukan kaos.

Demikian penjelasan ibu, semoga Rian paham.  Salam sehat dan tetap semangat. 


Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas 9
15-04-2020 Muhamad Riananda Fadhilah
15-04-2020 Yeti Yuliana

Selamat pagi, maaf mau tanya Bagaimana cara membedakan bagian perkenalan, perumitan, klimaks, dan peleraian dalam cerpen ?

Selamat datang dan berkunjung ke KBS, Gamal.

Dalam sebuah cerpen kita mengenal plot atau alur yang memiliki tahapan-tahapan. Tahapan awal merupakan perkenalan. Perkenalan bisa memaparkan deskripsi latar atau tokoh yang ada dalam cerpen. Perumitan merupakan bagian awal masalah atau penyebab konflik terjadi yang akan disusul dengan klimaks sebagai puncak ketegangan sebuah cerita. Untuk mengakhiri cerita pengarang akan menurunkan tingkat ketegangan menjadi antiklimaks menuju peleraian. Di bagian ini pengarang akan menentukan cara mengakhiri sebuah cerita, apakah dengan akhir bahagia, sedih, atau menggantung dengan menyerahkan sepenuhnya pada imajinasi pembaca. Melalui pemaparan tersebut Gamal bisa menentukan bagian-bagian tahapan alur dengan melihat peristiwa yang hadir dalam cerita. 

Demikian penjelasan atas pertanyaan Gamal. Salam sehat selalu. 


Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas 9
14-04-2020 Gamaliel Twoista Putra
15-04-2020 Yeti Yuliana

Maaf Bapak/Ibu guru mau bertanya, saya masih bingung dengan perbedaan kalimat majemuk dan kalimat tunggal. Mohon bantu dijelaskan Sebelumnya terimakasih

Hai Septi, selamat datang di KBS.

Perbedaan kalimat tunggal dan kalimat majemuk tentu saja pada jumlah klausanya. Sebuah kalimat yang terdiri atas satu klausa minimal berpola SP, seperti Saya mandi. Namun, bisa juga berpola SPOK, seperti Saya membeli sabun untuk mandi. Kalimat majemuk memiliki klausa lebih dari satu. Klausa bisa berjumlah dua, tiga, atau lebih dari itu. Contoh: Saya membeli sabun pagi ini karena sabun saya sudah habis dan teman sekamar saya pun tidak memiliki persediaan lagi. Kalimat tersebut merupakan kalimat majemuk yang terdiri atas tiga klausa. Kalimat majemuk juga terbagi menjadi kalimat majemuk setara, bertingkat, dan campuran tergantung pada konjungsi atau kata hubung yang digunakan.

 

Demikian penjelasan atas pertanyaan Septi. Salam sehat dan tetap semangat. 


Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas 9
05-04-2020 Septi Mundariyah
15-04-2020 Yeti Yuliana

Saudara-saudara, pada umumnya, sakit tenggorokan disebabkan oleh virus. (2) Biasanya, terkait dengan tanda-tanda penyakit saluran napas lainnya, seperti hidung tersumbat atau batuk. (3) Kebanyakan gangguan tenggorokan dapat sembuh dengan sendirinya. (4) Namun, untuk membantu agar lebih nyaman ketika sakit, kita dapat meminum air hangat dengan air perasan jeruk lemon dan madu. Kalimat aktif pada teks pidato di atas ditandai nomor ....

Hai Aliya selamat datang di KBS.

Kalimat aktif terdapat pada nomor 4 pada teks pidato tersebut. Pada kalimat 4 terdapat kata kerja aktif meminum yang menduduki fungsi predikat. 

Demikian jawaban atas pertanyaan Aliya. Salam sehat dan tetap semangat. 


Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas 9
03-04-2020 Allya Davina O.P
15-04-2020 Yeti Yuliana

Selamat siang,saya mau tanya yang dimaksud dari kata kerja definitif apa ya bu?dan cara membedakan kalimat tunggal dan kalimat majemuk,trimakasi

Selamat bergabung dengan KBS ananda Jessica.

Kata kerja fifinitif adalah kata kerja yang menunjukkan kepastian atau sudah pasti.

Kalimat tunggal atau kalimat inti yaitu kalimat yang terdiri atas minimal subjek dan predikat, sedangkan kalimat majemuk yaitu kalimat yang terdiri atas dua kalimat tunggal.

Demikian jawaban dari Ibu. Semoga Ananda paham.

Semangat belajar di rumah ya. 


Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas 9
03-04-2020 Jessica F
15-04-2020 Dra. Yurin Gagarin

"kerjaannya hanya bersolek setiap hari" Makna kata bersolek adalah A. Bermalas malasan saja B. Berdandan mematut diri C. Memakai pakaian baru D. Bermain dengan mainan kesukaannya

Hai, Delia semoga keadaanmu tetap sehat dan bersemangat.

Berdasarkan kalimat pertanyaanmu, makna kata bersolek  adalah berhias atau mempercantik diri. Jadi, jawaban yang tepat adalah B. Berdandan mematut diri. 

Demikian jawaban atas pertanyaan Delia. Salam sehat dan tetap semangat. 


Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas 9
03-04-2020 Delia Faza Rahmawati
14-04-2020 Yeti Yuliana

kata yang benar kempes/kempis?

Selamat bergabung dengan KBS ananda Muh. Rizki yang rajin.

Kata kempes dan kempis yang baku adalah kempis.

Demikian jawaban  Ibu. Semoga Ananda paham.

Semangat belajar di rumah ya. 


Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas 9
03-04-2020 Muhammad Rizqi Prayoga
14-04-2020 Dra. Yurin Gagarin